Perselingkuhan dalam Rumah Tangga

Perselingkuhan dalam Rumah Tangga

Suami Suka Selingkuh dengan Pelacur apa yang harus dilakukan? dan Istri Berzina Tapi Bertaubat Haruskah Dicerai?

SUAMI SELINGKUH DENGAN PELACUR
Assalamu'alikum wr wb..

Nama saya zulia..saya muslim dan usia saya sekarang 24thn...saya punya masalah dengan pernikahan saya....singkat ceritanya saya menikah dengan suami saya pada bulan oktober 2010 kmaren...waktu itu saya hanya cuti kerja...karna saya masih ada kontrak kerja dengan boss saya di taiwan....setelah 3bln menikah saaya berangkat untuk bekerja ke taiwan lagi..dan suami sayapun telah mngetahui sblm menikah kalau saya akan berangkat lagi...


DAFTAR ISI
  1. Suami Suka Selingkuh dengan Pelacur
  2. Istri Berzina Tapi Bertaubat Haruskah Dicerai?
  3. Seputar Shalat Berjamaah
  4. Mertua Tidak Bayar Hutang Pada Menantu Dan Besannya

Tapi masalahnya setelah saya berangkat suami suka main perempuan/pelacur karna dari muda suami saya senang main perempuan bahkan pernah menghamili mantan pacarnya..dia tidak bisa mengaji..dan malas sholat..kalau lagi bertengkar dia telah berklai kali mengatakan ingin menceraikan saya.....selama saya bekerja saya tidak memberikan uang sama dia....karna saya memberikan hasil kerja saya untuk orang tua saya.....saya anak tunggal jadi saya memiliki tanggung jawab besar pada orang tua saya...suami sya suka ngutang sana sini...dia bahkan jarang dirumah....dia tidak bekerja..dan setiap bulannya hanya minta uang dari ibu mertua saya....diapun tidak pernah mau datang ke rumah orang tua saya...saya sangat sedih dengan sikap suami saya....dia sering kali meminta saya pulang...tapi saya merasa belum punya cukup uang dan keadaan diapun juga masih menganggur dan hanya mengandalkan ibu mertua saya....Pertanyaan saya:

1.Bagaimana seharusnya saya menyikapi suami saya....saya masih sangat mencintainya tapi saya takut kelakuannya yg suka main perempuan tidak bisa sembuh.....???

2.Kedua orang tua saya pun sekarang menginginkan saya berpisah dngn suami saya karna kelakuan suami saya itu...dan karna suami saya juga tidak bisa menghargai kedua orang tua saya.....haruskah saya teruskan pernikahan saya.....bagaimana jalan keluar terbaik buat rumah tangga saya...

Sekian pertanyaan dari saya Ustad...sebelumnya saya ucapkan terima kasih yg sebesar besarnya atas waktunya...dan atas bantuan solusinya untuk masalah saya ini....

Wassalamu'alaikum wr wb....


JAWABAN SUAMI SELINGKUH DENGAN PELACUR

Jawaban pertanyaan ke-1: Kesalahan terbesar Anda adalah anda menikah dengan seseorang hanya berdasarkan cinta tanpa mempertimbangkan karakter, dan perilakunya. Tidak dilarang menikahi seorang pria karena cinta semata, tapi jangan mengeluh dengan segala konsekuensinya apabila itu pilihan Anda.

Kalau Anda menyesal dengan pilihan Anda, Anda dapat memilih untuk bercerai. Setelah itu, ambil kasus ini sebagai pelajaran untuk menikahi seseorang tidak hanya karena cinta semata. Menikah tanpa berdasar cinta tapi karena pria itu sosok yang salih, agamis dan berkarakter baik adalah jauh lebih menjanjikan daripada menikahi berdasar cinta semata.

Jawaban pertanyaan ke-2: Perceraian itu jalan terakhir yang perlu dilakukan apabila ketenangan dan kedamaian yang diimpikan tidak tercapai. Tampaknya jalan terakhir itulah yang perlu anda lakukan saat ini.
__________________________________________


ISTRI SELINGKUH ZINA TAPI TAUBAT HARUSKAH DICERAI?

assalamualaikum wr wb pak ustadz,

nama saya zidan (bukan nama sebenarnya), saya ingin bertanya mengenai masalah perselingkuhan dalam islam.
langsung saja pak ustadz, saya lelaki usia 26 tahun dan baru menikah di bulan juni 2012.
4 bulan ini rumah tangga kami berjalan harmonis meski kadang ada cekcok 1-2 yg menurut saya masih dalam batas wajar.

di bulan oktober ini rumah tangga kami diterpa badai yg begitu hebat, dimana istri saya telah mengaku bahwa dia telah selingkuh dengan lelaki lain (sudah berhubungan badan) pada bulan juni 2012 beberapa hari setelah saya tinggal bekerja (pekerjaan saya di luar pulau). saya sangat terpukul mendengar pengakuan istri saya, di satu sisi hati saya hancur karena telah dikhianat dan ada keinginan untuk menceraikannya, tapi di sisi lain saya masih mencintai dan menyayanginya, dan masih mempertimbangkan kedua keluarga besar kami akan aib tersebut.

istri saya berjanji bahwa dia mau bertobat dan tidak mengulangi perbuatannya di masa lalu dan saya menerima maafnya asal dia sungguh bertobat serta saya sarankan untuk bertaubatan nasuha.

pertanyaan saya,
1, sudah benarkah apa yg saya lakukan pak ustadz?

2, lalu dosa istri saya yg telah berbuat zina dengan lelaki lain apakah masih bisa diampuni oleh Allah SWT? jika memang masih diterima tobatnya oleh Allah SWT,

3. bagaimanakah caranya?

sekian dari saya, mohon maaf apabila ada tutur kata yg kurang berkenan.
nb: mohon jika tulisan ini akan dipublikasikan agar dirubah waktu dan pekerjaan saya,karena jujur saya malu dengan adanya aib dalam rumah tangga saya ini.

jazakumullohu khoiran katsiir,
wassalamualaikum wr wb,
zidan

JAWABAN

1. Dalam sebuah hadits disebutkan, terhadap istri yang selingkuh Rasulullah pernah memberi perintah kepada salah satu sahabat agar menceraikannya. Tapi saat sahabat tersebut mengatakan bahwa ia menyayangi istrinya, Nabi memberi pilihan untuk menjaga keutuhan rumah tangga alias tidak menceraikannya. Jadi, pilihan Anda sudah tepat. Lihat: Menyikapi Suami Istri Selingkuh.

2. Insyallah taubat seorang pendosa (pezina) diterima asalkan taubat nasuha.

3. Lihat: Cara Taubat Nasuha

Bacaan lanjutan:

>> Istri Minta Cerai Karena Suami Tak Beri Nafkah
>> Cara Suami Rujuk ke Istri yang Talak Raj'i

__________________________________________


SEPUTAR SHALAT BERJAMAAH

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya ingin bertanya tentang beberapa hal :
1. Tentang hukum rapatnya shaf pada, " http://www.alkhoirot.net/2012/08/penyaluran-zakat-fitrah.html#5 ". Dsini dijelaskan saat imam dan makmum yg trdiri dari 2 orang laki, Nabi Muhammad Saw memindahkan sahabatnya yang shalat disebelah kirinya menjadi di kanannya. Apakah pengertian "disebelah" itu sejajar dgn imam atau agak mundur sedikit dari imam?
2. Pada shalat berjamaah, saat imam membaca al-fatihah apakah kita ikut membaca al-fatihah juga atau hanya mendengarkannya dan pada saat imam membaca surat2 pendek baru kita membaca al-fatihah? Bagaimana yang seharusnya?
3. Kapan saat kita harus melakukan sujud syahwi? Dan bagaimana bacaan pada saat melakukannya?
4. Saya memiliki rambut yang panjang dibagian depan dan saya tidak menggunakan kopiah atau peci pada saat melakukan shalat, ketika sujud saya selalu menaikkan rambut saya dengan menggunakan tangan kiri saya sebelum sujud. Bagaimana pendapat anda tentang hal ini?

Mohon diberi petunjuknya. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

JAWABAN

1. Tidak persis lurus tapi makmum agak sedikit ke belakang.
2. Sebaiknya mendengarkan dan baru membaca setelah imam selesai baca Al Fatihah dan membaca surat pendek.

3. Sujud sahwi dilakukan kerna empat hal (a) Melebihi. Misal, orang shalat menambah jumlah rukuk atau sujud; berdiri atau duduknya atau rakaatnya dan itu dilakuan karena lupa atau tidak sengaja; (b) Kurang. orang yang shalat mengurangi rukun atau mengurangi yang wajib dari kewajiban shalat tanpa sengaja. Misal, shalat ashar tiga rakaat; (c) Ragu. Ragu-ragu jumlah rakaat shalat yang telah dilakukan apakah tiga atau empat; (d) meninggalkan sunnah ab'ad seperti qunut, tahiyat awal, dll.

Adapun cara sujud sahwi adalah sama dengan sujud biasa yaitu dengan dua kali sujud dan dilakukan setelah tahiyat akhir sebelum salam. Dan sunnah (tidak wajib) membaca: Subhana man la yanamu wala yashu [سبحان من لا ينام ولا يسهو].
Untuk lebih detail lihat: http://www.fatihsyuhud.org/2013/03/sunnah-abad-shalat-muin-malibari.html

4. Asal gerakan tangan saat menaikkan rambut tidak lebih dari tiga gerakan, maka tidak batal shalatnya. Idealnya, anda memakai kopiah atau topi yang dibalik. Namun demikian, perlu diketahui bahwa yang wajib menyentuh tanah/lantai saat sujud tidak harus semua dahi / jidat tapi cukup sebagian dahi saja. Artinya, kalau rambut anda hanya menutupi sebagian dahi saja, maka itu sudah sah sujudnya tanpa harus menaikkan ke atas saat sujut. Imam Nawawi dalam Syarah Muslim 4/208

فأما الجبهة فيجب وضعها مكشوفة على الأرض ويكفي بعضها ، والأنف مستحب

Artinya: Dahi termasuk anggota sujud. Maka wajib meletakkannya di tanah secara terbuka (tanpa penghalang). Dan cukup sebagian dahi saja. Adapun menyentuhkan hidup ke tempat sujud itu sunnah.
__________________________________________


MERTUA TIDAK BAYAR HUTANG PADA MENANTU DAN BESANNYA

ASSALAMUI ALAIKUM WR.WB

Mohon maaf Ustadz,
Saya seorang laki-laki yang alhamdulillah sudah mempunyai istri dan seorang anak, sebelumnya pada awal nikah mertua saya baik yang laki dan perempuan sangat baik kepada saya dan istri.

Singkat cerita...setelah mertua saya berhutang kepada saya sebanyak puluhan juta...dengan cara pembayaran memotong gaji saya selama 6 th dan jaminan sertifikat rumah Bapak Ibu kandung saya. Pada awalnya Beliau (mertua saya) selalu tepat waktu dalam membayar hutang tsb. Karena itu adalah gaji saya satu-satunya dengan potongan lebih dari setengah gaji saya.

Namun sudah lebih dari Satu Tahun ini mertua saya tidak pernah membayar hutang tersebut kepada saya, hingga suatu waktu saya pernah sekali memintanya karena keluarga saya sedang butuh uang karena keperluan mendesak. tapi apa yang saya dapat....diluar prediksi saya...mertua saya marah dan mengata-ngatain saya dan istri saya bahkan keluarga saya (bapak dan ibu kandung saya). bahkan beliau sampai menyuruh istri saya untuk cerai dengan saya......dan lebih parahnya pernah beliau berucap tidak menganggap anak kandung terhadap istri saya. Dan sampai sekarang sifat itu masih dan semakin menjadi dengan mengata-ngatain saya dan keluarga.

Bpk. Ustadz yang saya hormati, yang saya tanyakan adalah

1. bagaimana sikap mertua saya tersebut terhadap hukum islam ? yang telah meenyakiti saya dan istri saya bahkan kepada orang tua saya (bapak ibu kandung), sampai menyuruh menceraikan saya ?
2. telah menahan hak saya dan keluarga setahun lebih ?
3. Bahkan yang lebih sakit ternyata hutang tersebut untuk bisnis haram ? jual beli barang ghaib dan tokek yang menurut hukum islam adalah HARAM. Sedangkan mertua saya sering mencampur adukkan harta haram halal, kadang untuk membelikan sesuatu kepada anak saya?
bagaimana Pak ustadz yang saya hormati, mohon solusi dan penjelasannya atas masalah yang saya hadapi?
beribu terima kasih sebelumnya atas jawaban dan solusi yang diberikan pak ustadz.
maaf atas kurang leibihnya.
Wassalamu alaikum Wr.Wb

JAWABAN

Salah satu jalan ideal dalam pernikahan memang tidak hanya memilih calon istri solehah, tapi juga hendaknya mencari calon mertua yang saleh dan salehah. Namun nasi sudah jadi bubur, maka apa yang sudah terjadi harus dihadapi.

1. Sikap mertua anda jelas salah karena dia tidak menepati kewajibannya membayar hutang dan bahkan memarahi anda dan putrinya. Namun, kesalahan itu juga ada pada anda karena anda terlalu mudah untuk memberi hutangan dengan taruhan yang begitu besar yakni potongan gaji bulanan anda.

Setiap hutang itu berpotensi tidak dibayar. Oleh karena itu, harus dipersiapkan langkah preventif agar apabila itu tidak terjadi, si penghutang tidak terlalu sakit hati. Salah satunya adalah dengan tidak memberi hutang terlalu banyak pada siapapun. Ini menjadi pelajaran bagi anda agar tidak terulang lagi di masa depan.

Sekarang yang harus dilakukan adalah menagih secara terus menerus pada dia. Kalau perlu anda dapat memperkarakan dia secara legal, minimal itu sebagai gertakan pada dia agar mau membayar.

2. Lihat poin 1.
3. Anda tidak dapat mengatur orang yang melakukan transaksi haram, tapi setidaknya anda harus mengatur orang-orang dekat anda yakni anak dan istri agar tidak memakaan makanan haram.

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

No comments:

Post a Comment

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!