Pahala Membiayai Haji Orang Tua dan Istri Sabar

Apa Pahala Membiayai Haji Orang Tua dan Istri Sabar walaupun tidak diberi nafkah?
PERTANYAAN
Ass, wr, wb

Yang mau saya tanyakan
1. apa pahala yang didapat oleh istri yang ikhlas menerima, walaupun suaminya tidak memberi nafkah.

2. apa pahala seorang anak yang memberangkatkan orang tuanya Haji.

trimakasih atas jawabannya,

wss.wr.wb
Nur

JAWABAN

Jawaban pertanyaan ke-1:
Istri berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya menurut kemampuan finansial suami. Dan wajib bagi suami menafkahi istri. Bahkan istri berhak mengambil harta suami tanpa ijin apabila suami tidak memberi nafkah padahal dia memiliki harta. Namun apabila istri sabar kendati tidak menerima nafkah, maka ia akan mendapat pahala dari Allah.

Nabi bersabda dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Hibban:
إذا صلت المرأة خمسها، وصامت شهرها، وحصنت فرجها، وأطاعت زوجها، قيل لها: ادخلي الجنة من أي أبواب الجنة شئت

Artinya: Apabila seorang perempuan (istri) shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadan, dan menjaga kemaluannya (untuk tidak berzina), dan taat pada suaminya, maka dikatakan padanya: masuklah ke sorga dari pintu manapun engkau suka.

Dalam QS Az-Zumr :10 Allah berfirman tentang orang yang sabar akan mendapat pahala tanpa hisab

قل يا عباد الذين آمنوا اتقوا ربكم , للذين أحسنوا في هذه الدنيا حسنة , وأرض الله واسعة , إنما يوفى الصابرون أجرهم بغير حساب
Artinya: Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

Nabi bersabda tentang orang sabar dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim
ما يصيب المسلم من نصب ولا وصب ولا هم ولا حزن ولا أذى ولا غم حتى الشوكة يشاكها إلا كفر الله بها من خطاياه‌

Arti ringkasan: Orang yang sabar akan dihapus dosa-dosanya oleh Allah.

Namun harus diingat bahwa dosa yang dihapus adalah dosa-dosa kecil. Adapun dosa-dosa besar maka cara menghapusnya adalah dengan taubat nasuha dan banyak beribadah dan beramal.

Jawaban perntayaan ke-2:
Pada dasarnya setiap bantuan finansial (sedekah) yang diberikan pada orang tua akan mendapat pahala yang besar karena mendapat dua pahala yaitu (a) pahala sedekah dan (b) pahala berbuat baik pada orang tua.

Allah berfirman dalam QS Al-Baqarah 2:215

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَ قُلْ مَا أَنفَقْتُم مِّنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا تَفْعَلُواْ مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Artinya: Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

No comments:

Post a Comment

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!